Ali Ngabalin Ungkap Alasan Belum Umumkannya Reshuffle

    Ali Ngabalin Ungkap Alasan Belum Umumkannya Reshuffle

    Promo menarik pada undian Data Sidney 2020 – 2021.

    Keputusan reshuffle perlu diambil secara cermat serta bijak.  

    REPUBLIKA. CO. ID, JAKARTA — Tenaga Ahli Istimewa KSP Ali Mochtar Ngabalin mengungkap alasan Presiden Joko Widodo belum mengumumkan reshuffle kabinet. Sebelumnya, Ngabalin tahu mengutarakan reshuffle dilakukan minggu lalu.

    Wacana reshuffle bangkit pasca rencana peleburan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dengan Kementerian Riset & Teknologi (Kemenristek), serta dibentuknya Kementerian Investasi. Dewan Agen Rakyat menyepakati pembentukan Kementerian Investasi serta Kementerian Pelajaran, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) dalam rapat sempurna di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (9/4).

    Ngabalin menyebut, kesimpulan reshuffle perlu diambil secara cermat dan bijak. Pengumuman reshuffle pun akhirnya meleset dari prediksi Ngabalin.

    “Sekarang ini dikerjakan adalah penataan kembali kelembagaan dan penjadwalkan bapak Kepala. Kan mesti ada SK baru dan pelantikan 2 menteri itu Menteri Investasi dan Mendikbudristek, ” sekapur Ngabalin kepada Republika, Senin (19/4).

    Ngabalin menjelaskan, penggabungan

    Kemendikbud dan Kemenristek perlu penataan kelembagaan ulang. Situasi inilah yang dianggap mematikan waktu. Selanjutnya, Presiden Jokowi baru akan mengatur rencana pengumumannya.

    “Penekanannya harus dilantik menteri terakhir karena BKPM naik tingkat dari badan menjadi departemen, kemudian Dikbud berubah nomenklaturnya jadi Kemendikbudristek. Itu prinsipnya. Maka harus SK hangat kemudian dilantik, ” ujar Ngabalin.

    Sebelumnya, Direktur Eksekutif Voxpol Center, Pangi Syarwi Chaniago menyikapi belum diumumkannya reshuffle kabinet oleh Presiden Joko Widodo. Pangi menduga, alasannya lantaran isu reshuffle sudah kadung gaduh.

    Pangi mengamati, Presiden Jokowi tak menyukai ramainya isu reshuffle. Ini disebabkan Ngabalin dengan menyebut reshuffle dilakukan di dalam pekan lalu.

    “Nanti mungkin sudah diam, situasi tidak bising sedang bahas reshuffle baru tersedia kejutan. Presiden selama itu, pola kapan beliau reshuffle, kan begitu modelnya, ” kata Pangi kepada Republika , Jumat (16/4).