Bangun Kesehatan Lansia dengan Sasaran Bergizi dan Olahraga

    Bangun Kesehatan Lansia dengan Sasaran Bergizi dan Olahraga

    Jackpot hari ini Result Sidney 2020 – 2021.

    Lansia sehat mampu berkomunikasi baik, aktif bergerak, dan mampu berinteraksi.

    REPUBLIKA. CO. ID, JAKARTA — Dokter spesialis gizi klinik lulusan Universitas Indonesia dr. Lany Dewi Wijono mengutarakan, lansia sehat jasmani dan rohani apabila dia dapat berkomunikasi dengan baik, rajin bergerak, dan mampu berinteraksi dengan orang lain secara sendiri. Lalu, untuk melestarikan kondisi sehat ini mereka memerlukan asupan makanan yang bergizi dan seimbang, istirahat yang cukup dan rutin berolahraga.

    “Untuk menjaga kondisi kesehatan para lansia dapat mengkonsumsi makanan yang bergizi dan sepadan, istirahat yang cukup, tekun berolahraga dan tetap aktif bersosialisasi dengan lingkungan cara offline atau online , ” prawacana Lany melalui siaran persnya, Ahad (11/4).

    Dalam kesempatan itu, motivator Rum Martani mengatakan, rutin berolahraga, mengurangi pikiran negatif, selalu berinteraksi dengan karakter lain dan selalu bersyukur menjadi kunci hidup superior agar sehat dan sejahtera.

    “Kunci tumbuh para senior adalah segar dan bahagia. Pahami muncul sendiri sebagai manusia lengkap baik secara fisik, mental, sosial, dan spiritual, ” ujar dia.

    Indonesia sendiri tercatat negara yang pemerintahnya menghiraukan kehidupan para lansia, salah satunya melalui penetapan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) setiap 29 Mei. Momen ini tak sekedar keterangan karena juga merupakan momentum untuk mengapresiasi semangat rohani raga dan peranan penting orang-orang lanjut usia.

    Berdasarkan hasil inspeksi Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2020, jumlah penduduk lanjut usia di Indonesia sebanyak 26, 82 juta jiwa (9, 92 persen). Jumlah tersebut diperkirakan hendak meningkat seiring peningkatan kualitas hidup masyarakat yang terlihat dari bertambahnya usia harapan hidup penduduk Indonesia.

    Terkait batasan piawai lansia, Organisasi Kesehatan Negeri (WHO) menyebutkan, ada empat tahapan usia yaitu leler pertengahan ( middle age ) berusia 45-59 tahun, suntuk berumur 60-74 tahun, lanjut usia tua ( gold ) berusia 75-90 tahun dan usia sangat usang (very old) berusia 90 tahun ke atas.

    sumber: Antara