FGD Pengembangan Pariwisata Babel Hasilkan 5 Rekomendasi

    FGD Pengembangan Pariwisata Babel Hasilkan 5 Rekomendasi

    FGD Pengembangan Pariwisata Babel Hasilkan 5 Rekomendasi

    Info seputar SGP Hari Ini 2020 – 2021.

    Pemerintah melalaikan program rancang induk pariwisata terpadu mendukung wisata Babel

    REPUBLIKA. CO. ID, PANGKALPINANG–Dalam rangka melahirkan pariwisata Bangka Belitung yang berkelanjutan, Kementerian Pariwisata dan Ekraf RI melalui Dinas Pariwisata Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyelenggarakan Forum Group Discussion (FGD) Pengembangan komponen turisme yang meliputi pengembangan atraksi, aksesibilitas, dan amenitas destinasi pariwisata pengutamaan di Bangka Belitung hari itu, Selasa (8/12).

    Besar Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Prov. Babel, Rofiko mengatakan bahwa FGD menghasilkan 5 poin rekomendasi untuk menciptakan ekosistem pariwisata Bangka Belitung yang berkelanjutan.

    “Pertama, dengan berubahnya deliniasi DPP (Destinasi Pariwisata Prioritas) yang awal Tanjung Kelayang dan sekitarnya menjelma DPP Bangka Belitung maka, kudu diperkuat dengan peningkatan kualitas konektivitas yang menghubungkan Bangka dan Belitung, ” ujarnya seperti dikutip laman resmi Pemprov Babel (9/12).

    Rekomendasi selanjutnya yakni, perlunya kreativitas dalam memperkenalkan potensi DTW dalam Bangka Belitung; ketiga, perlunya ketegasan dari pemerintah daerah untuk memprioritaskan sektor pariwisata sebagai sektor primadona di Bangka Belitung; keempat, perlunya meningkatkan kesadaran kolektif dan menikmati memiliki terhadap program-program Bangka Belitung sebagai DPP.

    “Dan yang terakhir diperlukan komunikasi dan penyelarasan yang intensif mulai dari ancang-ancang sampai pelaksanaan program program pengutamaan bagi seluruh stakeholder, ” ungkapnya.

    Pada tahun 2021, pemerintah pusat melalui program rencana Induk Pariwisata Terpadu (Integrated Tourism Master Plan) akan memberikan dukungan untuk keberlanjutan pariwisata di Bangka Belitung.

    “Alhamdulilah tahun 2021 kita dibantu oleh pemerintah pusat yaitu melalui Program Rencana Induk Wisata Terpadu (Integrated Tourism Master Plan) khususnya untuk infrastruktur dan bakal disesuaikan dengan program-program untuk menjunjung komponen pariwisata di Bangka Belitung, ” ujar Kadisbudpar Rofiko.

    Kegiatan FGD tersebut dibagi menjadi 3 sesi dengan menghadirkan besar narasumber. Sesi pertama diisi secara pemaparan mengenai pengembangan Atraksi, Aksesibilitas dan Amenitas (3A) pariwisata pada Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sebab Kadisbudpar Prov. Kepulauan Bangka Belitung. Selanjutnya paparan dari Yani Andriani mengenai pembangunan Kepulauan Bangka Belitung sebagai destinasi prioritas, dan sesi terakhir diisi dengan sesi pembahasan dan tanya jawab.

    Turut hadir dalam kegiatan ini peserta dari OPD terkait di provinsi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, perwakilan bidang-bidang di Dinas Kebudayaan & Pariwisata perwakilan ASITA, HPI, dan Masata DPW Bangka Belitung. Kesibukan ini diselenggarakan di Hotel Swiss Bell dan dihadiri langsung Direktur Pengembangan Destinasi Regional I Kemenparekraf/Bapparekraf, Oni Yulfian serta Ibu Membandingkan Adriani dari ITB.