ICU Rumah Sakit India Kebakaran, 13 Pasien Tewas

    ICU Rumah Sakit India Kebakaran, 13 Pasien Tewas

    Dapatkan promo member baru Pengeluaran HK 2020 – 2021.

    Insiden kebakaran terjadi saat India pantas menghadapi badai Covid gelombang kedua.

    REPUBLIKA. CO. ID, MUMBAI — Kebakaran terjadi di rumah sakit yang merawat pasien Covid-19 di Mumbai, India, pada Jumat (23/4). Kecelakaan terbaru yang menghantam sebuah fasilitas di India yang penuh sesak dengan orang-orang yang terinfeksi virus korona akibat gelombang kedua.

    “13 orang wafat dalam kebakaran itu, menurut informasi yang kami miliki sekarang, ” kata seorang petugas pemadam kebakaran.

    Pemadam kebakaran membuktikan, kobaran api dimulai pada unit perawatan kritis rumah sakit Vijay Vallabh dalam pinggiran kota Mumbai. Belum ada keterangan lebih sendat tentang korban luka serta penyebab dari kebakaran tersebut.

    Insiden ini terjadi ketika India padahal menghadapi gelombang kedua infeksi Covid-19 yang mulai memberati sistem kesehatan. India melaporkan penghitungan harian tertinggi urusan virus Corona di negeri untuk hari kedua pada Jumat. Jumlah infeksi melewati 330 ribu kasus mutakhir. Kematian dalam 24 tanda terakhir juga melonjak ke rekor 2. 263.

    Oksigen dan ranjang medis menjadi langka, secara rumah sakit besar mencantumkan pemberitahuan yang mengatakan bahwa tidak memiliki ruang buat lebih banyak pasien. Polisi pun dikerahkan untuk mengamankan pasokan oksigen.

    Max Healthcare yang melaksanakan jaringan rumah sakit dalam utara dan barat India, mengunggah seruan di Twitter untuk pasokan darurat oksigen di fasilitasnya di Delhi. “SOS – Pasokan Oksigen kurang dari satu jam di Max Smart Hospital & Max Hospital Saket. Menunggu pasokan segar dengan dijanjikan dari INOX sejak jam 1 pagi, ” kata perusahaan itu dalam Jumat.

    Seruan putus asa serupa sebab rumah sakit dan karakter biasa telah diunggah dalam media sosial selama kurang hari pada pekan itu di seluruh negeri. Guru besar biostatistik dan epidemiologi di University of Michigan pada Amerika Serikat, Bhramar Mukherjee, mengatakan sekarang seolah-olah tak ada jaring pengaman baik untuk orang India. “Setiap orang berjuang untuk kelangsungan hidup mereka sendiri & berusaha melindungi orang dengan mereka cintai. Ini suram untuk dilihat, ” sekapur Mukherjee.