Jubir Wapres Sebut FKUB Tingkat Nasional Penting Dibentuk

    Jubir Wapres Sebut FKUB Tingkat Nasional Penting Dibentuk

    Jubir Wapres Sebut FKUB Tingkat Nasional Penting Dibentuk

    Semasa ini FKUB hanya ada di tingkat provinsi, kabupaten dan kota.

    REPUBLIKA. CO. ID, JAKARTA — Juru Bicara Wakil Presiden Ma’ruf Amin, Masduki Baidlowi mengungkapkan urgensi pembentukan forum kerukunan umat beragama (FKUB) tingkat nasional. Dia mengatakan, selama ini FKUB cuma ada di tingkat provinsi, kabupaten/ kota. Sedangkan, banyak masalah kesepakatan umat beragama di daerah yang tidak bisa diselesaikan di daerah, kemudian diselesaikan Pemerintah pusat, karena tidak ada FKUB tingkat tengah.

    “Dalam beberapa peristiwa, misalnya, terjadi di daerah itu munculnya ke pusat. Penyelesaian lembaga di pusat itu nggak ada, selama ini ditangani di pemerintah pusat. Pemerintah itu seperti barang apa, akan lebih bagus kalau ada seperti itu (FKUB pusat), ” ujar Masduki saat dihubungi, Senin (2/11).

    Karena tersebut, hal itu yang mendasari sejumlah pihak menggagas pembentukan FKUB Level nasional. Bahkan, Pemerintah kata Masduki, dalam waktu dekat tengah memfinalisasi pembentukan FKUB Tingkat nasional.

    Dalam pertemuan Wakil Kepala Ma’ruf Amin dengan Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kultur Muhadjir Effendy, Menteri Dalam Jati Tito Karnavian, dan Menteri Pegangan Fachrul Razi, Senin (2/11) pagi, juga melaporkan gagasan tersebut.

    “Selama ini FKUB itu hanya di wilayah (provinsi), kabupaten/kota, gimana kalau ada di pusat/nasional, nah tadi ada gagasan laksana itu, disampaikan oleh MenkoPMK, Mendagri dan Menag, ” ujar Masduki.

    Masduki mengatakan, gagasan pembentukan FKUB tingkat nasional itu juga sudah disampaikan kepada Presiden Joko Widodo, dan hari itu dikonsultasikan kepada Wapres. Wapres Ma’ruf kata Masduki, juga telah mengirimkan beberapa pokok pemikiran atas pembentukan FKUB Tingkat Nasional.

    Hanya saja, Masduki menyebut perdebatan pembentukan FKUB Tingkat nasional ini belum final dan harus dimatangkan, mulai dari struktur kepengurusan maupun status kedudukannmya.

    “Tingkat hubungannya seperti apa, apakah sifatnya forum konsultasi atau hierarki atau segala macam itu masih belum final, masih dalam pembahasan, apakah dalam bentuk Perpres atau barang apa, ” ujar Masduki.

    Ia menyatakan, gagasan membentuk FKUB tingkat nasional ini dinilai perlu untuk menyempurnakan penyelesaian persoalan kesepakatan antar umat beragama di Nusantara. Ia menilai, persoalan kerukunan keyakinan pasti akan muncul di pusat Indonesia sebagai bangsa yang bermacam-macam.

    “Melihat urgensi masalahnya, karena ke depan persoalan-persoalan aman beragama itu menjadi sangat penting, biar tidak mudah dipolitisasi morat-marit kemudian menjadi masalah, ” ujarnya.

    Apalagi di pusat kemajuan teknologi, satu masalah bakal cepat membesar jika tidak ditangani dengan segera.

    “Karena ada komunikasi yang salah dalam medsos kan bisa gampang menjelma ajang fitnah, perpecahan, sehingga itu dianggap oleh para menteri, wapres, tadi dibicarakan (FKUB pusat) tersebut memang perlu tapi bentuknya sesuai apa, itu belum final, ” ujarnya.