KPU Depok: Logistik Surat Suara Tenang

    KPU Depok: Logistik Surat Suara Tenang

    KPU Depok: Logistik Surat Suara Tenang

    KPU estimasi tulisan suara tersebut akan masuk gudang pada 24 November.

    REPUBLIKA. CO. ID,   DEPOK — KPU Kota Depok Jawa Barat memastikan logistik Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok 2020 aman tersedia. KPU beriringan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Bawaslu melakukan peninjauan serta pengawasan produksi surat suara yang dilakukan di PT. Gramedia Printing Jalan Rancaekek KM. 24, Bandung, Jawa Barat.

    “Kami ingin memberikan kisah dan penjelasan kepada pihak terkait tentang produksi surat suara di perusahaan, mulai dari penyerahan bahan, pencetakan, penyortiran, pelipatan sampai secara packing dan pengiriman dari kongsi ke gudang. Seluruh kegiatan tersebut diawasi oleh pihak kami, supaya kami dapat memastikan bahwa semua berjalan baik, ” kata Ketua KPU Kota Depok Nana Shobarna di Depok, Ahad (15/11).

    Ia menjelaskan jumlah surat suara dengan tercetak adalah jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) 1. 229. 362 pemilih ditambah 2, 5 tip sebagai cadangan. Dengan demikian, jumlah keseluruhan 2. 262. 051 eksemplar surat suara.

    “Kami mengestimasi surat suara tersebut akan masuk gudang kami diperkirakan pada 24 November ini atau bahkan bisa bertambah cepat. Kami terus berupaya agar semua logistik bisa kami terima dalam waktu dekat ini, ” katanya.

    Nana mengatakan KPU Kota Depok era ini sedang melakukan tahapan rekrutmen anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Bahana (KPPS) dan fokus kepada tingkatan logistik. Tahapan logistik juga adalah tahapan krusial dan penting yang memerlukan perhatian secara khusus.

    Dia mengatakan, penyediaan pemilihan berupa surat suara ialah salah satu instrumen penting tingkatan dalam penyelenggaraan pemilu atau pilkada yang tidak boleh dianggap remeh. Seperti penyelenggaraan saat ini, pilkada sejatinya adalah kontestasi demokrasi, mencari dan memilih pemimpin dengan mekanisme pemberian hak suara oleh para-para pemilih.

    “Mekanisme memilih ini terekam dan teradministrasikan melalui surat suara. Jadi, penyediaan surat suara pilkada memiliki karakter yang penting dalam suksesi kontestasi disamping instrumen logistik yang lain, ” ujarnya.

    Sejak awal, KPU Kota Depok telah mempersiapkan dan merencanakan pengelolaan logistik pilkada ini dengan kaki operasional prosedur ‘just in time’ dalam penyelenggaraan kali ini. “Kami mengedepankan prinsip tepat jumlah, benar waktu, tepat sasaran dan langsung kualitas sehingga dalam pelaksanaan pilkada tidak dijumpai hambatan dan sekatan mengenai logistik pemilihan sampai dengan semua tahapan pilkada selesai, ” kata dia.

    Sebagai informasi logistik pilkada yang sudah diterima di gudang KPU Kota Depok diantaranya kotak perkataan, bilik, segel, hologram, sampul serta lain sebagainya. Ia mengatakan KPU tetap terus akan mengupayakan pengelolaan logistik ini dapat terlaksana dengan baik, transparan dan akuntabel.

    “Alhamdulillah semua pihak mengapresiasi atas apa yang dikerjakan oleh kami dalam pengadaan tulisan suara ini, ” katanya.