Lemhannas Bahas Potensi Logam Tanah Jarang di Kalbar

    Lemhannas Bahas Potensi Logam Tanah Jarang di Kalbar

    Info seputar SGP Hari Ini 2020 – 2021.

    Deputi Lemhannas menyayangkan, bauksit tak diolah dan hanya diekspor ke Cina.

    REPUBLIKA. CO, PONTIANAK — Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) melayani kunjungan ke Kota Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar) untuk meninjau potensi logam negeri jarang (LTH) yang mineralnya melekat dalam bauksit.

    “Potensi bauksit terbesar di Indonesia ada disini. Kalbar mempunyai potensi bauksit mencapai 66-67 persen daripada keseluruhan bauksit yang tersedia di Indonesia, ” Sebutan Deputi Pengkajian Strategi Lemhannas, Reni Mayerni di Praja Pontianak, Kamis (25/3).

    LTJ ataupun unsur tanah jarang adalah kumpulan 17 unsur kimia pada tabel periodik, terutama 15 lantanida ditambah skandium dan itrium. LTJ beruang di residu atau limbah. Menurut Reni, limbah tersedia beberapa tingkatan, yakni limbah ketika pencucian itu telah ada LTJ dan kala proses menjadi alumina serta diretmat, itu juga ada LTJ.

    Menurut dia, pada zaman depan LTJ adalah gaya untuk pertahanan. “LTJ betul berguna untuk pertahanan, misalnya ada pesawat yang kematian radar karena LTJ, unsur radio aktif yang tersedia di situ yang menyembunyikan radar, untuk fungsi pertahanan sangat luar biasa. Reni menjelaskan khusus untuk Kalbar ini merupakan potensi dengan sangat besar yg harus dikelola, ” ujar Reni.

    Dia menyebut, keberadaan LTJ merupakan potensi besar bagi Kalbar. Sayangnya, sampai hari tersebut belum ada peraturan untuk logam tanah jarang. “Yang ada hanya untuk pertambangan, ” ungkap Reni.

    Lemhannas tahu itu merupakan potensi dengan sangat besar untuk periode depan. Jangan sampai belakang Indonesia kehilangan potensi yang dimiliki. Pasalnya, menjadi jalan besar bauksit bisa digunakan untuk radio aktif serta nuklir.

    “Sangat disayangkan Kalbar banyak ekspor bauksit ke Cina, anehnya lagi bouksit itu hanya ditumpuk di sana, apakah itu penting bauksitnya atau sebarannya ada dengan mereka cari yang lain kita belum bisa memastikan” ujar Reni.