Perbankan Islam Dianggap Tingkatkan Inklusi Keuangan

    Perbankan Islam Dianggap Tingkatkan Inklusi Keuangan

    Perbankan Islam Dianggap Tingkatkan Inklusi Keuangan

    Info seputar HK Hari Ini 2020 – 2021.

    Inklusi keuangan meningkat dengan perbankan Islam.

    REPUBLIKA. CO. ID, KARACHI — Deputi Gubernur Bank Negara Pakistan (SBP) Seema Kamil menyampaikan industri perbankan syariah berpotensi besar meningkatkan kanal layanan keuangan di negara itu. Hal itu disampaikan Kamil pada sesi pengukuhan Islamic Finance Expo & Conference.

    “SBP sepenuhnya mendukung industri perbankan Islam dan industri ini dapat memutar peran penting dalam meningkatkan penguasaan layanan keuangan yang sesuai dengan Syariah, ” kata Kamil dilansir dari the News pada Jumat (27/11).

    Kegiatan Islamic Finance Expo & Conference diselenggarakan oleh Professional Network bekerjasama dengan Institute of Business Administrasi Center for Excellence in Islamic Finance. Kamil menekankan SBP berupaya sekuat gaya mencapai target yang ditetapkan pada Strategi Inklusi Keuangan Nasional bagi perbankan syariah.

    “Yang diperkirakan akan mencapai bagian 25 persen dalam total aset dan simpanan industri perbankan dan 30 persen bagian dalam total jaringan cabang industri pada akhir tahun 2023, ” ujar Kamil.

    Kamil mengatakan bagian perbankan Islam dalam pembiayaan perumahan telah melampaui perbankan konvensional. Ia meyakini warga Pakistan lebih mengangkat memiliki pembiayaan perumahan tanpa kembang.

    “Karena itu mengasosiasikan bahwa Riba menghilangkan Barakah dari rumah mereka jika dibiayai dengan pinjaman berbasis bunga, ” ucap Kamil.

    Kepala Bank Meezan Irfan Siddiqui pada konferensi tersebut mengatakan visi jangka menengah untuk perbankan Islam ialah mencapai 50 persen pangsa pasar di Pakistan. Hal ini mengingat tingginya permintaan publik dan kemajuan keuangan Islam.

    “Kami perlu memberikan kualitas layanan yang lebih tinggi kepada pelanggan ana sambil memastikan kepatuhan Syariah & penggunaan teknologi, ” sebut Siddiqui.