Petugas Tangkap Suami yang Bunuh Istrinya

    Petugas Tangkap Suami yang Bunuh Istrinya

    Petugas Tangkap Suami yang Bunuh Istrinya

    Pelaku ditangkap setelah lebih dari setahun bersembunyi.

    REPUBLIKA. CO. ID, AMBON — Kapolresta Pulau Ambon dan PP Lease, Kombes Pol Leo SN Simatupang membenarkan seorang suami yang diduga membunuh istrinya pada 2019 telah ditangkap di Kabupaten Seram Bagian Timur(SBT). Pelaku berinisial TAM.

    “Pelaku berinisial Tam ini berhasil diciduk di Dukuh Kilmuri, Kecamatan Geser Kabupaten SBT setelah lebih dari satu tahun bersembunyi di Dusun Megan, ” kata Kapolresta di Ambon, Kamis.

    Menurut dia, penjaga awalnya menerima informasi dari awak yang sempat memotret pelaku ketika sedang menyaksikan sebuah pertandingan sepak bola di wilayah tersebut. Semenjak ditangkap pada Ahad (20/9), masa ini pelaku yang berstatus DPO polisi ini telah ditahan.

    Karakter mengaku menghabisi nyawa istrinya SS alias Nona (28) dengan sebilah pisau yang dicabut dari balik pinggannya karena dituduh selingkuh.

    Seperti diketahui, Ny. SS alias Nona (28) dilaporkan mati mengenaskan setelah terlibat cekcok keras dengan pelaku di Lorong Banana kompleks Pasar Mardika dekat Pejabat Bank Artha Graha, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon.

    Insiden pembunuhan ini terjadi sekitar memukul 16: 45 WIT, dan seorang saksi berinisial WL (46) pada polisi menjelaskan, awalnya dia tahu antara korban dengan suaminya cukup terlibat pertengkaran mulut.
    Hanya selang beberapa saat, saksi melihat suami korban melintas sambil menggendong anaknya dan mengatakan tali poro (usus perut) keluar. Saksi pula melihat suami korban sedang menyimpan sebilah pisau.

    Berarakan tanpa melihat kondisi korban, bukti lainnya berinisial HA langsung mengadukan kejadian tersebut ke Pos Pam yang ada di Gedung Suci Pasar Mardika. Selanjutnya korban dievakuasi ke RS Bhayangkara Tantui-Ambon pendapat kondisi luka tikam di perut hingga mengakibatkan usus terburai keluar.

    sumber: Antara