Rasululullah Ungkap Hukuman Orang Munafik di Alam Kubur

    Rasululullah Ungkap Hukuman Orang Munafik di Alam Kubur

    Rasululullah Ungkap Hukuman Orang Munafik di Alam Kubur

    Nabi mengungkapkan hukuman bagi orang menufik di alam kubur.

    REPUBLIKA. CO. ID,   JAKARTA –  Rasulullah Muhammad SAW menjelaskan ciri-ciri orang munafik. Yakni, jika berbicara selalu berdusta, bila berjanji selalu ingkar, dan kalau dipercaya selalu berkhianat.

    Dalam kitab Sunan Tirmidzi ada suatu hadits yang menceritakan orang dengan beriman dan bertakwa kepada Tuhan SWT dan Rasul-Nya, di dalam kubur akan ditidurkan sampai Tuhan SWT membangunkannya. Sementara, orang munafik akan dijepit bumi hingga tangkas rusuknya remuk.  

    عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رضي الله عنه قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: ( إِذَا قُبِرَ الْمَيِّتُ أَوْ قَالَ أَحَدُكُمْ أَتَاهُ مَلَكَانِ أَسْوَدَانِ أَزْرَقَانِ يُقَالُ لأَحَدِهِمَا الْمُنْكَرُ وَالآخَرُ النَّكِيرُ ، فَيَقُولَانِ: مَا كُنْتَ تَقُولُ فِي هَذَا الرَّجُلِ ؟ فَيَقُولُ مَا كَانَ يَقُولُ: هُوَ عَبْدُ اللَّهِ وَرَسُولُهُ ، أَشْهَدُ أَنْ لا إِلَهَ إِلا اللَّهُ ، وَأَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ. فَيَقُولانِ: قَدْ كُنَّا نَعْلَمُ أَنَّكَ تَقُولُ هَذَا ، ثُمَّ يُفْسَحُ لَهُ فِي قَبْرِهِ سَبْعُونَ ذِرَاعًا فِي سَبْعِينَ ، ثُمَّ يُنَوَّرُ لَهُ فِيهِ ، ثُمَّ يُقَالُ لَهُ: نَمْ ، فَيَقُولُ: أَرْجِعُ إِلَى أَهْلِي فَأُخْبِرُهُمْ ، فَيَقُولَانِ: نَمْ كَنَوْمَةِ الْعَرُوسِ الَّذِي لا يُوقِظُهُ إِلا أَحَبُّ أَهْلِهِ إِلَيْهِ حَتَّى يَبْعَثَهُ اللَّهُ مِنْ مَضْجَعِهِ ذَلِكَ   

    وَإِنْ كَانَ مُنَافِقًا قَالَ: سَمِعْتُ النَّاسَ يَقُولُونَ فَقُلْتُ مِثْلَهُ لا أَدْرِي. فَيَقُولَانِ: قَدْ كُنَّا نَعْلَمُ أَنَّكَ تَقُولُ ذَلِكَ ، فَيُقَالُ لِلأَرْضِ: الْتَئِمِي عَلَيْهِ ، فَتَلْتَئِمُ عَلَيْهِ ، فَتَخْتَلِفُ فِيهَا أَضْلاعُهُ ، فَلا يَزَالُ فِيهَا مُعَذَّبًا حَتَّى يَبْعَثَهُ اللَّهُ مِنْ مَضْجَعِهِ ذَلِكَ     

     

    Debu Hurairah berkata, “Rasulullah bersabda: “Apabila mayit telah dikuburkan (salah utama di antaramu dikuburkan) maka datanglah dua malaikat yang hitam serta biru. Salah satunya bernama Munkar dan yang kedua Nakir. Ke-2 malaikat itu berkata: “Apa dengan kamu katakan tentang lelaki ini (Nabi Muhammad SAW)? ”

    “Mayit membalas seperti sebelum ia mati: Muhammad adalah hamba dan utusan Allah, aku bersaksi bahwa tiada Dzat yang berhak diibadahi selain Tuhan dan Muhammad adalah hamba & utusan-Nya. ”

    “Kedua malaikat itu berceloteh lagi: “Kami tahu engkau mau berkata begitu. ”  Kemudian diluaskanlah kuburannya, lebar dan panjangnya tujuh puluh hasta serta diterangi terang. Lalu diucapkan kepadanya: tidurlah. ”

    “Mayit itu berkata: Aku mau pulang kepada keluargaku dan memberitahukan (keadaanku) kepadanya. ”

    “Kedua malaikat berkata: Tidurlah seperti tidurnya pengantin yang tidak dibangunkan kecuali oleh keluarganya yang paling dicintainya, sampai Allah membangunkannya dari tempat pembaringannya itu. ”

    “Kalau mayit itu orang munafik, maka dia akan menjawab dengan berceloteh: “Aku mendengar orang-orang mengatakan serupa itu, maka akupun mengatakan seperti yang mereka katakan. Aku tidak tahu. ”   

    “Kedua malaikat itu berceloteh: Aku tahu kamu akan menyambut semacam itu. Lalu dikatakan kepada dunia: Jepitlah dia (orang munafik). ”

    Oleh sebab itu bumi menjepitnya sehingga tulang rusuknya remuk dan dia terus menerus dalam siksaan tersebut sampai Allah membangunkannya dari tempat siksaannya itu. ” (HR Tirmidzi)