Saudi Bentuk Komite Baru Rancang Prakata Umroh

    Saudi Bentuk Komite Baru Rancang Prakata Umroh

    Saudi Bentuk Komite Baru Rancang Prakata Umroh

    REPUBLIKA. CO. ID, JEDDAH — Kerajaan Arab Saudi membentuk komite baru yang terdiri dari empat entitas pemerintah. Berdasarkan laporan surat kabar Al Watan , komite tersebut dibentuk guna memetakan rencana pembukaan ibadah umroh.

    Keempat entitas pemerintah dengan dimaksud, yakni Kementerian Haji & Umrah, Kementerian Kesehatan, Presidensi Ijmal Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, serta Keamanan Publik Saudi.

    Dilansir di Argaam, Jumat (18/9), berbagai rekomendasi telah disampaikan komite itu kepada otoritas yang berkuasa. Rekomendasi tersebut antara lain, menelungkupkan kunjungan umroh pertama bagi awak domestik, diikuti oleh WNA di dalam jumlah terbatas dan waktu terbatas.

    Komite juga merekomendasikan peluncuran platform atau aplikasi perdana. Dalam aplikasi tersebut, jamaah dapat mengajukan permintaan kunjungan umroh. Zaman mengajukan kunjungan, peziarah diwajibkan telah mengantongi laporan medis, yang menunjukkan mereka bebas dari Covid-19.

    Pemerintah Saudi untuk tengah menghentikan penerbitan visa umroh semenjak akhir Februari kemarin. Kerajaan serupa menangguhkan kunjungan umroh bagi awak negara maupun penduduk pada kamar berikutnya, karena kekhawatiran penyebaran Covid-19 yang semakin melebar.

    Baru-baru ini, sumber resmi dalam Kementerian Dalam Negeri mengatakan hendak diumumkan rencana kunjungan umroh dengan bertahap. Pengumuman dibuat berdasarkan kelanjutan keadaan selama periode pandemi.