Tidak Dendam, Syekh Ali Jaber Mengambil Jamaah tak Terprovokasi

    Tidak Dendam, Syekh Ali Jaber Mengambil Jamaah tak Terprovokasi

    Tidak Dendam, Syekh Ali Jaber Mengambil Jamaah tak Terprovokasi

    Syekh Ali Jaber menganggap perkara yang menimpanya di Lampung sebagai ujian.

    REPUBLIKA. CO. ID, MALANG — Menjadi korban penusukan tak membuat Syekh Ali Jaber mendendam maupun membenci pelaku. Dia malah mengingatkan jamaah agar tidak terprovokasi isu yang menyelimuti kasus itu.

    “Jadi tolong jamaah sekalian tanpa terpancing dan terprovokasi, jadi harap sabar dan tenang dan Insya Allah tunggu, ” jelas Syekh saat mengisi tausyiah di Jalan Arjuno, Kota Malang, Kamis (17/9).

    Syekh Ali Jaber menganggap peristiwa yang menimpanya di Lampung sebagai ujian dan ketetapan sebab Allah SWT. Dia juga meyakini tidak mempunyai musuh sehingga meminta jamaah tetap bersatu. Jamaah tak terpancing isu apapun dan langgeng bersama-sama membangun Indonesia ke aliran.

    Ulama kelahiran Kota madinah ini berencana memberikan pernyataan langsung terkait peristiwa yang menimpanya di Lampung, beberapa waktu lalu. Peristiwa ini termasuk laporan kondisi terkini atas kasus yang sedang diproses di kepolisian. Keterangan tersebut bakal diinformasikan secara langsung di YouTube, Jumat (18/7).

    Dia meyakini proses hukum yang sedang diproses kepolisian akan berjalan baik. Terlebih, dia menyerahkan keyakinan sepenuhnya kepada aparat hukum.

    “Dan mudah-mudahan apa yang terjadi memberi manfaat yang terbaik. Yang sudah berlalu tidak ada gunanya kita bahas-bahas terus, ” ungkapnya.

    Aparat Polresta Bandar Terkatung-katung menggelar rekonstruksi kasus penusukan Syekh Ali Jaber di tempat kejadian perkara (TKP) halaman Masjid Falahuddin, Tanjungkarang Barat, Bandar Lampung, Kamis (17/9). Polisi terpaksa menutup bulevar depan masjid dan mengalihkan aliran lalu lintas umum.

    Masyarakat sekitar masjid pun berduyun-duyun menyaksikan rekonstruksi penusukkan Syekh Ali Jaber yang terjadi pada Ahad (13/9) petang.

    “Saya kaget kenapa Jalan Tamin ditutup siang ini. Setelah saya lihat ada rekonstruksi kejadian kemarin. Warga sudah ramai ingin tahu adegan penusukan Syekh Ali Jaber itu, ” kata Rusman, warga Dalang Lampung.

    Rekayasa babak penusukkan Syekh Ali Jaber menghadirkan tersangka Alfin Andrian (24 tahun). Selama proses tersebut, anggota Satbrimob Polda Lampung dengan mobil baracuda menjaga reka ulang yang padahal dilakukan. Gelaran tersebut juga disaksikan tim Pencari Fakta Penusukan Syekh Ali Jaber yang diinisiasi Forum Umat Islam Bersatu (FUIB) Lampung.

    Sebelumnya pendakwah sekaligus ulama Syekh Ali Jaber ditikam orang tidak dikenal saat cukup mengisi acara wisuda hafidz alquran di Masjid Falahudin, Sukajawa, Tanjungkarang Barat, Bandar Lampung pada Minggu (13/9) sore. Syekh Ali terkena luka tikaman pada bagian lengan.